RESEP IKAN SABITA DAN CARA MEMBUAT(EUNGKOT PAYA) KHAS ACEH

autoslot123.com – MAKANAN Aceh terkenal dengan dua rasa yang dominan: asam dan pedas. Dominasi kelapa sangrai dan daun ketumbar dengan Kojasai dan daun salam akan terasa aduhai. Penggunaan bumbu yang banyak menambah kelezatan khas masakan Aceh. Dari ragam kuliner khas Aceh, ada masakan yang sangat terkenal. Namanya Gulee Eungkot Paya.Cita rasa kuliner ini akan sampai ke indera perasa di batang otak. Saat Anda menghirup aromanya, segera merangsang selera Anda saat rasa pedas, asam, kelat, dan pahit bercampur hingga ujung lidah menguap di tenggorokan. Pada kuliner edisi Sabtu ini, Azwani Awi akan membagikan resep eungkot paya khas Aceh khusus untuk pembaca.

GULE eungko paya merupakan kuliner warisan masyarakat Aceh. Sejauh ini, hidangan ini masih mudah ditemukan.Rasanya yang lezat membuat Paya Eungkot sangat diapresiasi masyarakat Aceh. Kini gulai ini menjadi perbincangan hangat di kalangan pemburu kuliner Aceh.

RESEP IKAN SABITA (EUNGKOT PAYA) KHUSUS ACEH

Bahan dan bumbu :

500 gram ikan gabus potong potong sesuai selera
Air jeruk nipis
Garam secukupnya
5 sdm kelapa bakar haluskan
2 batang daun kari ( salam dari koja), ambil daunnya
3 lembar daun jeruk
10 mata asam sunti
700 ml santan dari 1 butir kelapa
dihaluskan :

2 sendok ketumbar sangrai
1 sendok teh bubuk kunyit
8 bawang merah
5 siung bawang putih
10 burung cabai rawit
7 cabai merah keriting
5 cabai merah

Eungkot paya artinya ikan payau. Bahan baku gulai ini adalah jenis ikan yang biasa hidup di sungai atau rawa air tawar. Ikan gabus biasa digunakan atau di Aceh disebut engkot bache.Ada juga yang menggunakan lele yang disebut seungkoe, atau sepat dan kruep.

gabus

Eungkot rawa artinya ikan payau. Bahan baku gulai ini adalah jenis ikan yang biasa hidup di sungai atau rawa air tawar. Ikan gabus biasa digunakan atau di Aceh disebut engkot bache. Ada juga yang menggunakan lele yang disebut seungkoe, atau sepat dan kruep.

Cara memasak Eungkot Paya

Caranya sangat sederhana. Pada awalnya untuk menghilangkan rasa lengket pada kulit ikan, sebelum dipotong ikan diremas-remas terlebih dahulu dengan daun pisang. Sedangkan perasan jeruk nipis atau combava biasanya digunakan untuk menghilangkan bau amis.
Untuk menambah cita rasa engko paya gule sering ditambahkan pucuk kala, jantung pisang atau pisang kepok. Olahan khas Aceh rasa Paya Engkot berasal dari ketumbar yang ditumbuk halus dan kelapa sangrai.Ciri lainnya adalah tidak menggunakan santan untuk kuahnya.

Resep Eungkot Paya Aceh

Bumbu lain yang digunakan adalah kunyit, asam sunti, cabai merah, cabai kecil, jahe dan bawang putih. Khusus untuk masakan ini, bawang merah tidak dihaluskan, melainkan hanya dicincang.

Setelah ikan dilumuri dengan garam dan jeruk nipis, kemudian dicampur dengan bumbu halus dan bawang merah cincang. Lalu tambahkan air secukupnya.Untuk penyedap rasa tambahkan daun salam, daun teumurui dan serai asap.

Nah… untuk menambahkan sentuhan ‘Acehian’ pada dapur, yang terbaik adalah memasak gulai di dalam panci gerabah. Setelah itu tunggu gule paya engkot matang dan siap dihidangkan.

Sepertinya, hmm…sangat lezat. Perpaduan antara rebung, pisang boh jantong dan oen temurui membuat gulee rawa eungko ini semakin nikmat dan bahkan lebih pedas.Didominasi dengan rasa yang tajam seperti tom yam, namun dengan kuah santan dan bumbu seperti masakan india, kekayaan cita rasa kuliner aceh patut dicontoh jangan diremehkan. .

***

Banyak rumah makan di Aceh Besar yang menawarkan gulee eungko paya.Ada beberapa di Lambaro, Lamlhom, Simpang Seuneulop, Montasiek, Samahani dan Blang bintang. Sebagian masyarakat Banda Aceh kerap memilih mencicipi gulee eungko paya di Lhamlhom. Dibutuhkan sekitar setengah jam dari kota Banda Aceh untuk mencapai desa Aceh Besar.

Di Lhamlhom Aceh terkenal dengan kulinernya yang fenomenal yaitu gulee eungko paya, dari segi rasa saus Eungkot Paya di warung depan SD Lamlhom sudah terjamin.

Tapi jangan coba setelah jam 1 siang WIB. Pasokan gule Paya Engko akan habis setelah tanggal tersebut. Rata-rata setiap orang berbondong-bondong membeli angkot rawa ini, meski hanya sebagai lauk pauk, pengunjung warung ini bukanlah kebetulan.Banyak pembesar dan pejabat Aceh sering singgah untuk makan dan memarkir mobilnya di halaman kios kecil ini.

Jadi belum sah asal Aceh jika belum pernah mencicipi masakan Eungko Paya. Apalagi keberadaan warisan kuliner asli ini sangat fenomenal. Penikmat kuliner yang ketagihan dengan masakan ini tidak hanya masyarakat Aceh saja, tetapi masyarakat luar Aceh pun banyak yang menikmati sajian khas ini.Anda penasaran? Silahkan dicoba untuk mencicipi kelezatannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *